10 Alasan Doa Belum di Kabulkan

Engkau yang mengenal Allah, tapi tidak memenuhi hak-hak Nya. Yang dimaksud hak Allah tersebut adalah melakukan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Engkau membaca Al Qur'an tapi belum mengamalkannya. Hal ini menegaskan bahwa seorang muslim yang sudah memiliki pengetahuan yang terkandung dalam Al Qur'an, tapi belum juga mau mengamalkannya. Dan bagi mereka yang belum bisa membaca Al Qur'an, tapi belum juga berniat belajar untuk membacanya.

Engkau mengaku mencintai Rasulullah tapi meninggalkan sunnah-sunnahnya. Engkau mengaku menjadi musuh setan, akan tetapi engkau malah menaatinya. Kalian memohon keselamatan dan siksa neraka, tapi kalian malah memasukan diri kalian ke dalamnya. Artinya seseorang yang berdoa kepada Allah seyogyanya sudah membersihkan diri dari kotoran dan kekeruhan batin. Ia seharusnya takut kepada azab Allah yang pedih dengan meninggalkan segala sifat sifat jeleknya.

Alasan Doa Belum di Kabulkan
Alasan Doa Belum di Kabulkan
Kalian berdoa agar dimasukkan ke dalam surga, tapi kalian enggan melakukan untuk memasukinya. Artinya seorang yang berdoa seyogyanya sudah mulai membiasakan diri melakukan segenap kebaikan-kebaikan yang membuat doanya dikabulkan Allah. Tidak sebaliknya, ia belum juga mengganti dengan prilaku baiknya.

Engkau tahu bahwa kematian benar adanya, akan tetapi kalian tidak mempersiapkan diri untuk menjumpainya. Kalian sibuk dengan aib orang lain, namun terhadap aib sendirti kalian tidak mau tahu. Kalian telah banyak memakan nikmat Tuhanmu, akan tetapi kalian tidak mensyukurinya. Hal ini menekankan bahwa seorang pendoa yang kufur nikmat tentu saja akan membuat doanya sulit di dengar oleh Allah SWT. Sebab, Allah SWT tidak akan menyukai orang-orang yang tidak mau berterima kasih (mensyukuri) nikmat yang telah dianugerahkan.

Kalian senang ikut menguburkan mayat, tapi kalian tidak pernah mengambil pelajaran dari kematian tersebut. Poin ini menegaskan betapa kita memang sering kali alpa mengambil pelajaran berharga dari sebuah peristiwa kematian hingga terus menerus melakukan kejelekan. Tentu saja doa orang seperti ini akan tidak diperhatikan Allah. 

Demikianlah berdoa kepada Allah bukan semata mata meminta kepada Allah, tapi sekaligus sebuah ibadah yang sangat lekat dengan sikap dan perilaku kita sebagai seorang muslim. Untuk itulah, sejauhmana kita sudah memenuhi adab berdoa? Sudahkah kita memantaskan diri agar doa kita di ijabah Allah SWT? (Muaz)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel