Alhamdulillah, Pemerintah Kembangkan Pesantren Maritim

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dan Kemenko-PMK bakal mengembangkan pesantren maritim khususnya di pesantren-pesantren yang berada di wilayah pesisir pantai.

Alhamdulillah, Pemerintah Kembangkan Pesantren Maritim
Alhamdulillah, Pemerintah Kembangkan Pesantren Maritim
"Bulan September 2015 nanti, kami bekerja sama dengan Kemenko-PMK, bakal meluncurkan program Pesantren Maritim. Bahkan Bapak Jokowi, Presiden Indonesia siap hadir serta membukanya," kata Direktur Pendidikan Diniyah (PD) dan Pondok Pesantren, Mohsen Al-Idrus, dalam laman kemenag.go.id, yang dikutip, Rabu.

Mohsen saat sambutan pada Rakor Pendidikan Diniyah serta Pondok Pesantren, Jakarta, Selasa (17/02), meminta seluruh jajaran Direktoratnya, yang ada di pusat serta daerah, untuk mempersiapkan program ini dengan matang jadi nanti di harapkan dalam implementasinya mampu menimbulkan tak sedikit pondok pesantren yang bergerak dalam usaha-usaha kelautan.

Terkait faktor ini, Mohsen pada acara yang dihadiri Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia, berkata bakal menyiapkan pendidikan, pelatihan, pemberian bantuan, pengembangan usaha-usaha kelautan di beberapa wilayah pesisir pantai di Indonesia. 

Program Prioritas

Selain pengembangan pesantren di pesisir pantai, Direktorat itu juga sudah bekerjasama dengan dengan Bank Indonesia untuk pengambangan ekonomi. Dan bekerjasama jug dengan  Mahkamah Konstitusi untuk memberbagi pemahaman konstitusi kepada lembaga pendidikan agama serta Keagamaan Islam. 

Mohsen meningkatkankan bahwa Direktoratnya memiliki program prioritas tahun 2015, yakni Program 10.000 Hafizh Al-Quran,  Pendidikan Kader Ulama, Program Takhasus Tafaqquh Fiddin, Pengembangan Pesantren Bahari, Pengembangan Lifeskill serta Enterpreneurship, Pendidikan Keagamaan Terpadu di Daerah  Tertinggal, Terluar serta Terdepan. 

Seperti yang diungkapkan Mohsen, program-program tersebut ditampilan tak dalam kerangka mengkooptasi pesantren. Mohsen sadar bahwa pesantren hadir di tengah masyarakat, sebab kemandiriannya. Untuk itu, program Dit PD Pontren justru dalam kerangka memperkuat kemandirian pesantren.

"Kita wajib pro aktif dalam penguatan kemandirian Pondok Pesantren. Jangan hanya membuat pesantren tergantung pada pemerintah. Pemerintah hadir serta ikut memfasilitasi dalam faktor serta batas tertentu," jelas Mohsen. (Hidayah.co/Antara)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel