Keraton Yogyakarta & Nilai Islam Khilafah Turki Utsmani

Sosiolog dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Musni Umar memberikan apresiasi terhadap upaya Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam memberikan pencerahan dan penyadaran kepada umat Muslim disana, Keraton Yogyakarta merupakan salah satu tempat untuk melanjutkan nilai-nilai Islam yang dibawa pada masa Khilafah Turki Utsmani.

Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta (wikipedia.org)

Sampai saat ini, menurut Musni, Keraton Yogyakarta masih menjalankan nilai-nilai Islam, "Nilai-nilai Islam itu diantaranya adalah kebersamaan, pembaharuan, kesetaraan, persamaan," ujarnya, Rabu (11/2).

Di zaman modern seperti sekang, menurut Musni, nilai-nilai Islam harus dilanjutkan dan dijalankan dengan kepedulian pemerintah dalam memajukan masyarakat kalangan bawah (wong cilik). Karena Islam itu membawa pembaruan dan kemajuan bagi umatnya dan semesta alam.

"Kunci dari kemajuan adalah pendidikan. Pemerintah dalam hal ini harus memutus rantai kemiskinan dan kebodohan dengan pendidikan," ujarnya.

Yang bisa dilakukan yaitu salah satunya dengan membentuk Komisi Beasiswa yang pelaksanaannya dipimpin oleh tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh sosial &  budaya. Dana operasionalnya berasal dari APBD atau dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan.

Dana tersebut dikelola dan digunakan untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak miskin. Mereka  dipenuhi kebutuhan pendidikannya, disekolahkan sampai perguruan tinggi (kuliah). "Mereka diberi biaya hidup, termasuk uang makan, uang beli baju, dan beli buku. Namun mereka disekolahkan di luar kampung halamannya agar bisa mengenal dunia luar," ujar Musni.

Contohnya, anak dari kampung di yang ada di Yogyakarta disekolahkan di Jakarta, Surabaya, Sulawesi dan Sumatera. Mereka harus sekolah di luar kampungnya supaya memiliki pengalaman hidup dan belajar untuk hidup mandiri.

"Mereka ini dikirim belajar sampai ke pendidikan tinggi bertujuan untuk memotong lingkaran kemiskinan dan kebodohan. Saat mereka hendak kembali ke kampung halamannya mereka diharapkan bisa membawa pembaruan dan kemajuan," ucapnya. (rol)

Jangan lupa tambahan akun sosial media FacebookLinkedinGoogle+ kami agar anda tetap terhubung dan mendapatkan update info artikel terbaru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel