Waspadai Tiga Sumber Kehancuran Islam

Bagi anda umat Muslim, harus waspada terdahap sumber-sumber yang bisa menimbulkan kehancuran Islam. Ada tiga hal sumber kehancuran Islam. Apakah tiga sumber itu yang harus kita waspadai? Yaitu diantaranya adalah banyak berbicara, makan yang berlebihan dan tidur yang berlebihan.

Banyak bicara merupakan sikap berlebihan yang umumnya paling banyak terjadi dan paling besar pengaruhnya. Tidak ada yang selamat dari sikap ini kecuali hanya sedikit. Banyak dalil yang mengingatkan untuk menjaga lisan dari banyak bicara, Allah Ta’ala berfirman:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat Pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf: 18)

Dia juga mengatakan bahwa Ibnu Katsir Rahimahullah berkata dalam menukil perkataan Ibnu ‘Abbas: “Malaikat tersebut mencatat setiap perkataan hamba, yang baik maupun yang buruk hingga mereka menulis perkataan; saya berkata, saya minum, saya pergi, saya datang, dan saya melihat.”

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau diam.” [HR. Al-Bukhari dalam al-Adab hadits (6018) dan Muslim hadits (47).]


Selanjutnya makan secara berlebihan, dalam haditsnya Rasulullah saw mengingatkan dalam sebuah hadist yang artinya “Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh terhadap makanan dan minuman, sebab mengisi perut dengan penuh akan membahayakan tubuh dan menyebabkan malas shalat.” (H.R. Bukhari).

Jelas bahwa hadits tersebut melarang mengisi perut secara berlebihan meski dengan makanan yang halal dan mesti dihindari. Sebab, mengisi perut dengan berlebihan dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit baik jasmani maupun rohani. Secara jasmani dapat menyebabkan kolesterol, penyakit gula, penyakit jantung dan berbagai jenis penyakit lainnya. Sedangkan secara rohani akan membuat malas Orang yang suka mengisi perutnya secara berlebihan juga malas melaksanakan aktifitas yang lain dan akhirnya dapat menunda pekerjaan.

Yang terakhir adalah tidur yang berlebihan, para ahli kesehatan menyatakan bahwa tidur yang dianggap sesuai dengan porsi yang diperlukan tubuh adalah 7-8 jam. Apabila kurang maka akan ada pengaruh terhadap kesehatan tubuh manusia, demikian juga jika lebih dari porsi itu, kesehatan juga akan terganggu. Kelebihan tidur disebut Oversleeping, pada 15 abad yang lalu Rasulullah SAW telah memberikan isyarat tentang kelebihan porsi tidur tersebut sebagaimana tersebut dalam sabda beliau yang bersumber dari Ibnu Masud. Ibnu Mas’ud berkata : “ Diceritakan (Allah) kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang tidur hingga Subuh (waktu Fajar Pagi), Sabda Rasulullah SAW : “ Itulah orang lelaki yang dikencingi oleh syaitan pada kedua telinganya“ (HR Bukhari dan Muslim) (As-Syaikhan).

Merujuk hadits tersebut, dapat dipahami bahwa terdapat banyak kejelekan bagi seseorang yang tidur melebihi batas yang seharusnya.  Sabda Rasulullah SAW “ dikencingi oleh syaitan” merupakan pertanda jelek. Yang namanya syetan adalah mahluk Allah SWT yang paling jelek karena kedurhakaannya. Kalau ditambah dengan kalimat dikencingi oleh syaitan tentu jauh lebih buruk dari syetan itu sendiri (Drs. H. Sofi’i, MA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel