Unlimited Syukur

Mampuhkah saya dan anda menghitung nikmat yang telah Allah berikan? Bergalon-galon oksigen yang kita hidup dengan bebasnya, mata yang diberikan kemampuan dalam menangkap keindahan alam-Nya, memiliki ayah dan ibu yang senantiasa menyayangi, diberikan pasangan hidup yang dapat menerima diri kita apa adanya, setumpuk prestasi, pertambahan usia, pertambahan rizki, sungguh jika kita ingin menuliskan nikmat itu satu persatu, maka tak akan cukup walau seluruh air di lautan menjadi tintanya.

Maka sepatutnyalah segala puji dan syukur disandarkan hanya pada Allah SWT. Puji dengan sebaik-baiknya puji dan syukur dengan sebenar-benarnya syukur. Sayangnya kadang diri ini lebih sering “terlelap” untuk menyadari betapa banyaknya nikmat yang telah kita terima, sehingga akhirnya jarang pula kita bersyukur.

Unlimited Syukur
Padahal, Allah telah menjelaskan dalam kitab-Nya, bahwa sesungguhnya syukur itu hakikatnya akan kembali kepada diri kita pribadi. "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih". (Q.S. Ibrahim : 7)
“Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur”.
(Q.S. Al-A’raaf : 10)

Berwakaf adalah salah satu amal sholeh yang dapat kita pilih untuk mengungkapkan rasa syukur kita kepada-Nya. Rosulullah SAW mengkatagorikan wakaf sebagai shodaqoh jariyah yang tidak akan putus pahalanya, walau yang berwakaf telah meninggal dunia.

Dengan berwakaf, kita pun telah menabung unlimited benefit untuk kesejahteraan umat. Mari bersama-sama mengungkapkan unlimited syukur kita kepada Allah dengan berwakaf, unlimited pahalanya, lestari manfaatnya untuk sesama. (IIN/Hidayah.co). Gambar : huteri.com

Jangan lupa tambahan akun sosial media FacebookLinkedinGoogle+ kami agar anda tetap terhubung dan mendapatkan update info artikel terbaru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel