Di Banten, Banyak Kondisi Gedung KUA yang Memprihatinkan

Kosim Setiawan, Kepala KUA Kecamatan Saketi, Pendeglang, Banten, yang wajib menerima sabar sebab kondisi gedung KUA yang dirinya pimpin jauh layak dari bagus. Berdiri di atas tanah sewa bekas pensiunan guru, kondisi KUA ini sangat memprihatinkan. Bercat warna putih dengan berbagai dinding kusam, serta genting bocor dengan lantai plesteran yang kotor. Di berbagai tempat wilayah Banten tak sedikit ditemukan faktor serupa.

“Kami sangat berharap mendapat perhatian dari bapak-bapak pimpinan. Cobalah tengok di sini, kantor kita sangat minim fasilitas, dengan kondisi gedung yang tak sedikit bocornya. Di tengah tuntutan layanan KUA, kita berharap ada pembetulan menyeruluh kepada KUA-KUA yang mempunyai hidup sama dengan Kami”, tukasnya.



Dalam pantauan, kondisi KUA tersebut sangat memprihatinkan. Berada di bukit-bukit pinggir jalan, dekat dengan pasar serta pusat oleh-oleh. Plafon yang rusak, serta cat tembok yang telah berubah. Demikian juga kondisi Balai Nikah hanya berkapasitas 2 x 3 M2 dengan tiker menghampar. Meja kerja berupa semacam bangku sekolah, dengan ruang Kepala KUA yang hanya sekat dengan hordeng.

Jumlah pegawai kurang lebih 7 orang, dengan momen N sebanyak 500 N. Jumlah yang sebetulnya lumayan tak sedikit serta seharusnya diberikan layanan yang lebih baik dari kondisi sekarang. Pasti di tahun-tahun mendatang KUA ini mendapat perhatian oleh Kemenag setempat untuk diusulkan pengadaan lahan dan pembangunan kantor.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel