Masyarakat Dihimbau Mengecek Izin Biro Haji Untuk Hindari Penipuan

Tingginya ketertarikan masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji serta umrah, juga bertambah modus-modus penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Menurut Direktur Pembinaan Haji serta Umrah Kementerian Agama Muhajirin Yanis, masyarakat wajib waspada dengan memeriksa perizinan biro perjalanan.

“Pengecekan perizinan kepada biro perjalanan haji serta umrah tidak susah sebab masyarakat tinggal mengakses website resmi yang sudah disediakan oleh Kementerian Agama,” kata Yanis di Jakarta.


Pengecekan itu, lanjut dirinya  sebelum bakal mendaftarkan diri dalam perjalanan haji alias umrah di biro perjalanan yang bersangkutan. “Caranya gampang, dapat diakses di www.haji-kemenag.go.id. Di sana ada tutorial untuk mencari travel yang berizin. Ada kolom yang wajib diisi dengan huruf kapital. Kalau Kamu mengetik suatu travel serta nyatanya namanya tidak muncul, artinya travelnya itu tidak berizin,” jelasnya. (lihat: Daftar Penyelenggara Umrah)

Dari data yang dimiliki oleh Ditjen PHU Kemenag, Yanis menyatakan bahwa sekarang ada 655 biro perjalanan haji serta umrah yang terdaftar resmi serta mempunyai izin. Menurut Yanis, biro-biro tersebut sudah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan.

“Sekarang ini tidak tidak lebih ada 655 travel yang melayani umrah ke Tanah Suci. Ke-655 travel yang ada izin itu sudah mempunyai syarat-syarat tertentu yang dapat mereka penuhi. Di luar itu, ada yang tidak berizin,” ucap dia.

Sebelumnya, 47 calon jemaah haji yang berasal dari beberapa daerah mendatangi Kantor Kemenag pada Selasa siang. Kedatangan mereka didampingi pengacaranya berfungsi untuk melaporkan  yayasan pemberangkatan haji yang diduga sudah melakukan penipuan (Kemenag/Hidayah.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel