Penurunan Biaya Haji Tidak Turunkan Kualitas Layanan Haji

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjamin turunnya Anggaran Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) 2015 tidak menurunkan nilai pelayanan. Bahkan pelayanan yang diberikan terhadap jamaah haji bakal mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. “Meski BPIH turun, tetapi tidak ada pelayanan yang dikurangi,” kata Menag terhadap wartawan di kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng 3-4 Jakarta, Senin (27/4).


Sesuai kerja bersama dengan Komisi VIII DPR, berbagai waktu lalu ditetapkan BPIH tahun 2015 sebesar USD 2.717 dollar/jamaah. Anggaran itu turun USD 502 dibanding anggaran sebelumnya yang ditetapkan pemerintah sebesar USS 3.219 per jamaah. Menag menegaskan bahwa penurunan BPIH tidak bakal berimbas pada pelayanan. “Turun signifikan tidak berdampak pada penurunan nilai pelayana haji,” katanya seraya menambahkan, dalam berbagai faktor pelayanan haji malah telah meningkat. Misalnya, calon jemaah gelombang 1-2 bakal lebih efisien sebab mereka langsung diberangkatkan ke Madinah. Mulai tahun ini juga ada pemberian makan di Makkah selama 15 hari. Kemudian untuk pemondokan serta hotel juga lebih terkonsentrasi. Kalau dulu ada di 12 titik kini sehingga 6 titik.

Mengenai waktu pelunasan bagi calon jamaah haji yang pergi tahun ini, menurut Menag, pihaknya tetap menantikan Peraturan Presiden mengenai BPIH 2015. “Draf Perpres telah kita ajukan ke Presiden,” kata Menag. Menag menambahkan, penetapan BPIH setiap tahun dengan valuta dolar, tidak dengan valuta rupiah. “BPIH rutin ditetapkan dengan dolar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel