Perempuan Harus Kenali Sejak Dini Gejala Penyakit

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Bimas Islam, Dr. H. Siti Maryam Machasin mengundang masyarakat supaya taat menerapkan aliran agama yang dinilainya telah ideal. Aliran agama dimaksud merupakan kapan saat yang cocok bagi seseorang untuk menikah. “Nikah ideal itu yang telah memenuhi persyaratan. Apabila dalam fiqih, usia pernikahan lumayan dengan syarat baligh, jadi ditambah dengan ilmu kesehatan itu lebih detil umpama umur berapa dalam kondisi organ siap untuk menjalanan pernikahan”, Hal itu disampaikan saat agenda penyuluhan kesehatan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI) dengan mengusung tema 

“Mengenal serta Mencegah Kanker Sedini Mungkin” (Rahim Serviks serta Panyudara), di Lantai IV Gedung Kementerian Agama, Jl. MH. Tahmrin, Jakarta Pusat, Senin (23/3). Kedepan, dia ingin masyarakat paham betul kenapa agama mensyaratkan semacam itu. Bukan hanya dengan cara normatif nash al-Qur’an alias Hadits namun sekaligus fenomena yang dapat diteliti melewati penelitian kesehatan. Jadi adanya pembatasan usia minimal itu disadari masyarakat, bukan sekedar sebab adanya tuntutan-tuntutan alias faktor-faktor lain yang mengharuskan tanpa memperhatikan persiapan dengan cara mental serta fisik.   


Diungkkapkan pula, kenapa pihaknya memilih tema terkait kesehatan, sebab penting bagi perempuan untuk mengenali apa persoalan-persoalan yang ada di tubuh perempuan itu sendiri. “Sebagaimana dikenali bahwa kanker serviks serta kanker panyudara menjadi penyebab kematian yang lumayan tinggi, jadi ini menjadi penting untuk disosialisasikan dikalangan perempuan”, ungkapnya Maryam disela-sela acara. Saat ini, lanjut Siti Maryam, terbukti publikasi mengenai penyakit kanker serviks serta kanker panyudara telah tak sedikit namun tak dengan cara detil. Dengan kegiatan semacam ini, peserta diinginkan dapat dengan cara detil mengenali gejala yang muncul alias pencegahan apa yang mesti dilakukan.   

Terhadap perempuan Indonesia, Siti Maryam berharap untuk dapat mengenali dengan cara dini mengenai organ-organ tubuhnya sendiri untuk dapat menjaga, kemudian mengantisipasi, serta mengenali gejala-gejala mengenai timbulnya sebuah penyakit yang terkait dengan organ tubuh manusia. “Kedepan, kita ingin mendidik masyarakat untuk dapat lebih mengikuti kehidupan yang sehat. Pola sehat itu menjadi sangat penting serta itu wajib datang dari diri sendiri, bukan dari orang lain”, pungkas perempuan yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta ini.   

Ditempat yang sama, dr. Nurcahyo, dari YPKI menjelaskan, tak sedikit sebab seseorang rawan terkena penyakit kanker, salah satunya merupakan pernikahan yang belum lumayan usia serta hubungan badan yang dilakukan bukan dengan pasangan yang sah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel