Jelajahi Jejak Dakwah di Petilasan Sunan Kalijaga

Untuk mengenang dan meneladani titah para Walisongo, tidak ada salahnya kita berkunjung ke beberapa situs yang pernah menjadi bagian dari perjuangan mereka. Sejarah telah mencatat, banyak tempat yang menjadi saksi bisu akan peran besar Walisongo dalam menyebarkan dakwah Islam di nusantara melalui pendekatan budaya. Salah satu tempat wisata budaya di daerah Cirebon adalah tempat Wisata Petilasan Sunan Kalijaga.   

Wisata Petilasan Sunan Kalijaga

Pada tanggal Kamis (23/4),  kami mencoba menelusuri tempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan tersebut. Terletak di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, kita akan jumpai situs Taman Kera dan Petilasan Sunan Kalijaga. Berdasarkan papan informasi yang terlihat dari jalan masuk situs, cagar budaya tersebut diperkirakan telah ada pada abad ke 17. Situs ini merupakan petilasan Sunan Kalijaga ketika Sang Sunan melaksanakan kegiatan penyebaran agama Islam di daerah Cirebon.   Pengamatan kami menunjukkan bahwa jalan menuju lokasi petilasan Sunan Kalijaga ditutup dengan paving block, berjarak kurang dari 100 meter dari pinggir jalan utama, tempat parkir kendaraan. Sedangkan di sebelah kirinya terdapat sungai yang memisahkan antara jalan dengan Hutan Kalijaga, yang berisi habitat sekelompok kera ekor panjang.   

Hutan Kalijaga ini merupakan satu-satunya wilayah konservasi hutan yang masih tersisa di Kota Cirebon. Di dalam Hutan Kalijaga, hidup sekitar 50 ekor monyet ekor panjang, yang populasinya mulai menurun. Di dalam bangunan kayu beratap genting dengan pintu masuk berupa gapura peninggalan Majapahit, berada situs Petilasan Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga lahir pada tahun 1450 dengan nama Raden Said, yang merupakan putera Tumenggung Wilatikta, yang pada saat itu menjabat sebagai Adipati Tuban.   

Sementara di sebelah kiri bangunan tersebut terdapat sebuah bangunan tempat mengambil air wudhu bagi mereka yang berziarah. Makam Sunan Kalijaga sendiri terletak di Desa Kadilangu, di dekat Kota Demak. Tidak ada salahnya bagi anda yang ingin mengunjungi tempat ini untuk mengingatkan jejak-jejak dakwah Sunan Kalijaga. (Bimasislam/Hidayah.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel