Menghadirkan Keindahan Islami di Chelsea

Chelsea, kota di Inggris, saat ini mempunyai taman bertema Islam. Yang paling membanggakan, taman ini tampaknya mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang mayoritas non-Muslim. Suatu  apresiasi bergengsi "Silver Gilt Medal" pun sukses diraih taman ini melewati ajang Chelsea Flower Show.   

Penghargaan itu diberikan terhadap sang desainer taman itu, Kamelia bin Zaal. "Saya bahagia mendapat apresiasi ini, dan saya berbagi apresiasi ini sebagai bentuk kehormatan untuk mereka-mereka yang telah menolong membikin taman ini menjadi indah," ujar Muslimah asal Uni Emirat Arab (UEA) ini semacam dilansir laman onislam.net, pekan lalu.  Kamelia mengaku tidak sempat membayangkan bakal menerima apresiasi ini. "Tujuan saya membikin taman ini adalah menjaga sejarah warisan Islam dan menggabungkannya dengan seni dan adat masa kini," katanya. 

The Beauty of Islam adalah tema besar yang diusung Kamelia untuk membikin taman ini. Melewati tema itu, ia membikin taman yang mencerminkan keragaman kehidupan di negerinya, UEA. Ia pun merilis pohon jeruk, zaitun, ara, delima, kapulaga, lada, dan melati di taman itu. Melewati tetumbuhan itu, ia ingin mengingatkan kembali mengenai sejarah perdagangan rempah-rempah yang dilakukan bangsa Arab di masa lalu. Aneka tanaman eksotis itu sukses mencuri perhatian para pejalan kaki dan wisatawan di Chelsea. 

Ilustrasi - Kota Chelsea (wikipedia)
Melalui taman ini, Kamelia juga ingin menjembatani adat Islam dan Barat. Ia ingin menunjukkan bahwa Islam hadir untuk mengangkat perdamaian, keindahan, dan kehangatan. "Ini adalah proyek UEA pertama yang langsung memperoleh apresiasi dari Chelsea Flower Show 2015," kata Kamelia yang sedang menangani pembangunan perumahan di kawasan Al Bariri, Dubai, UEA.  

Berada di Chelsea, sejujurnya telah membikin Kamelia merasa berada di bulan. Ia terbukti berambisi berada di Chelsea untuk menjadi seorang desainer taman. Maka, ia pun tidak gentar sedikit pun ketika wajib bersaing dengan 14 kontestan lain untuk memperebutkan apresiasi utama.

Pada saat penjurian yang berjalan di bawah cuaca gerimis, Kamelia yakin, mata dewan juri bakal menonton taman buatannya dengan cara objektif. Bahkan, selain dewan juri, pewaris tahta Inggris, Pangeran Charles dan istrinya juga hadir menyaksikan taman Islami ini. Akhirnya, berita gembiralah yang ia rengkuh. "Mudah-mudahan taman ini menjadi suatu  warisan berharga di kemudian hari," ujar wanita Arab pertama yang berpartisipasi di Chelsea Flower Show ini. 

Menurut dia, taman ini didedikasikan untuk mantan presiden UEA Syekh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang sangat menggemari taman. Putri sulung dari pengembang properti Zaal Mohammed Zaal ini juga mengatakan, pada taman itu, ia menyertakan suatu  puisi yang diukir dibagian dinding berlapis marmer. "Puisi itu pun sebagai bentuk penghormatan untuk beliau (mantan presiden UEA). (republika/hidayah.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel