Al-Quran Mengandung Isyarat tentang Iptek

Menteri Agama Lukman Haim Saifuddin menyebutkan Al-Quran mengandung isyarat-isyarat mengenai ilmu pengetahuan serta teknologi (iptek), ayat-ayat akam (kauniyah) yang bisa dijadikan motivasi serta inspirasi dalam beberapa rekayasa, baik sosial, teknik serta genetika.

"Al-Quran tak hanya mengandung pokok-pokok aliran agama yang meliputi akidah, syariah serta akhlak, yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan serta hubungan dengan sesama manusia serta lingkungannya, tetapi juga isyarat-isyarat mengenai iptek," kata Menteri Agama dalam peringatan Nuzulul Quran di Jakarta, Jumat.

Menag menyebutkan Al-Quran adalah kitab suci yang tak hanya untuk bangsa yang hidup pada awal abad ke-7 M, tetapi juga untuk masyarakat modern bahkan untuk masyarakat dunia yang bakal datang yang berkebudayaan serta berperadaban maju.

Ilustrasi - Al Qur'an  (danuman.blogspot.com)
"Hal itu sebab Al-Quran tak hanya mengandung pokok-pokok aliran agama," kata Menag.

Menurut dia, Al-Quran mengangkat misi perubahan yang memungkinkan masyarakat mewujudkan kebudayaaan baru berkah performanya mengembangkan iptek serta pengamalan hukum-hukum Ilahi, baik yang termaktub dalam kitab suci maupun yang terbentang di alam raya.

Ia menyebutkan tak sedikit sekali iptek yang sudah ditemukan serta memberi kegunaaan besar bagi dunia berkah adanya info dalam Al-Quran.

"Tetapi demikian tetap tersedia lebih tak sedikit lagi info kemukjizatan yang tetap menjadi misteri yang menantikan kesanggupan manusia untuk membuktikan kebenarannya," katanya.

Ia mengundang masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai peristiwa untuk membenahi interaksi dengan Al-Quran. Ia mengundang masyarakat menambah nilai interaksi dengan kitab suci, bukan hanya sekedar membacanya pada tingkat sudut ibadahnya, tetapi juga pada perenungan alias penggalian hikmah serta isyarat-isyarat Al-Quran.

"Dengan panduan itu kami bisa menerjemahkan nilai-nilai universalitas Al-Quran yang diyakini sebagai pandangan nasib serta petunjuk bagi kehidupan manusia bisa menjadi petunjuk bagi arah perjalanan bangsa ini," kata Lukman Hakim. (antara/hidayah.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel