Peci Produk Sleman Laris Manis Jelang Lebaran

Pasar Lebaran yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Senin (29/6/2015) sampai Sabtu (4/7/2015) mengangkat berkat bagi pelaku Usaha Micro Kecil serta Menengah (UMKM) yang ikut andil di dalamnya. Tak terkecuali bagi Trapsila (45), warga Desa Margoluwe, Kecamatan Sayegan. Dagangannya yang berupa songkok alias peci nasional, laris manis terjual di even tahunan Pemkab Sleman itu. Tidak heran, mengingat kemarin hari mendatang lebaran tiba. “Tidak sedikit yang cari, khususnya untuk agenda lebaran. Ada pula yang telah pesan dalam jumlah tertentu,” ungkapnya terhadap Tribun Jogja.

Tidak ada hal yang beda dari peci yang dijualnya, bentuk serta warnanya pun semacam peci yang dijual di toko-toko busana muslim. Berbentuk tabung pipih serta berwarna hitam. Tetapi istimewanya, peci tersebut adalah hasil produksi di rumahnya sendiri. Ya, dapat dikatanya peci nasional dengan brand ‘Nur Iman’ yang diambil dari nama belakang putranya, Fajarudin Nur Iman (12), adalah produk orisinil Sleman. Meski termasuk produk rumahan, tetapi peci hasil produksinya itu mempunyai nilai yang setara dengan merek peci nasional yang telah populer.

Pengusaha Peci di Sleman
Soal harga, Trapsila membandrol pecinya dengan harga mulai Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu tergantung bahan. “Untuk bahan bakunya mengggunakan bludru yang berasal dari Korea serta Indonesia. Bahannya dipilih yang mempunyai nilai keren serta biasa dipakai pada peci produksi pabrik,” katanya. Menurutnya di luar bulan Ramadan, ia bisa memproduksi hingga 100 biji peci dalam seharinya. Tetapi menjelang puasa hingga sebelum lebaran, ia kebanjiran order hingga 10 kali lipat produksi harian.

“Bisa hingga 50 kodi, biasanya permintaan dari toko-toko yang sehingga langgannan,” ujarnya. Kendati demikian, ia baru bisa memenuhi pesanan seputaran DIY saja, mulai dari Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, serta Gunungkidul. Faktor ini sengaja diperbuat mengingat terbatasnya tenaga serta stok hasil produksi yang dimilikinya.

“Untuk produksi diperbuat empat orang tenaga. Mencukupi di dalam DIY saja telah kewalahan, untuk itu sengaja tak menerima pesanan dalam jumlah yang besar,” katanya. Berminat untuk melengkapi busana lebaran kamu dengan peci orisinil Sleman itu? (tribunnews/hidayah.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel