Pembangunan Masjid Indonesia di Jepang Dimulai

Satu pujian syukur yang tidak terhingga bagi masyarakat Indonesia yang ada di Jepang saat ini. Seusai tertunda belasan tahun akhirnya pagi ini kurang lebih jam 08:15 waktu Jepang, tonggak dimulainya pembangunan masjid Indonesia di Tokyo Jepang dimulai yang ditandai dengan membuka tabir tirai papan bertuliskan Ground Breaking Masjid Indonesia Tokyo oleh Dubes Indonesia di Jepang, Yusron Ihza Mahendra.

"Harapan kami semoga masjid ini bakal menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi umat Islam Indonesia yang berada di Tokyo dan juga bagi umat Islam dari negara-negara lain," papar Dubes Yusron khusus terhadap Tribunnews.com pagi ini. Proses agenda disaksikan oleh ribuan warga Indonesia yang ada di Jepang, yang telah berakhir meperbuat shalat Ied. Diwarnai oleh salam satu sama lain Minal Aidzin wal Faidzin dengan wajah gembira semua seusai sebulan berpuasa, akhirnya hingga pada puncak agenda peresmian Ground Breaking tersebut, dengan cara simbolis dimulainya pembangunan masjid Indonesia yang pertama kali di Jepang.


"Lebih dari itu, saya bahkan juga berharap bahwa masjid ini bakal menjadi pusat adat dan pengembangan kajian keislaman," lanjutnya lagi.Dari sisi dana, tambahnya, masjid ini dibiayai dari dana sumbangan masyarakat Indonesia dan sebabnya relatif terbatas. Oleh sebab itu, mengingat Indonesia adalah negara berpenduduk Islam paling besar didunia, "Saya berhasrat untuk membangun masjid kedua yang lebih besar lagi. Badan Biaya DPR RI menyebutkan bakal mendukung biaya untuk pembangunan masjid tersebut."

Mneurut Dubes Yusron, mengingat posisi Indonesia yang adalah negara berpenduduk Islam paling besar di dunia tadi, maka bakal amat relevan apabila keislaman ini juga tercermin dengan cara simbolis dalam diplomasi kami di luar negeri, "Di tengah masyarakat Jepang yang sekarang cenderung mencari dan kembali ke agama. Kami sebagai bangsa Indonesia sewajibnya bisa menjadikan Islam sebagai pilihan alias opsi. Mari kami berlomba-lomba dengan Turki yang punya masjid yang megah di Tokyo ini. Mari berlomba-lomba meperbuat kebaikan," tekannya lagi
Seorang warga yang hadir, Iskandar, beserta isterinya merasa bahagia sekali dengan keberadaan Masjid Indonesia di Tokyo yang terletak satu lokasi dengan Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) di Meguro Tokyo.

"Saya bahagia sekali kali ini, InsyaAllah tiap hari bisa melaksanakan ibadah saya shalat lima waktu di masjid ini kalau telah sehingga nanti. Adalah rumah saya kedua mungkin," paparnya yang bertempat tinggal juga di Meguro sekarang dan selagi ini hanya meperbuat shalat hanya di rumahnya saja bersama keluarganya. Open House kali ini terkait Idul Fitri juga diperbuat Dubes Yusron dan diinginkan siapa pun dipersilakan hadir ke kediaman Dubes yang berada di belakang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo. Bagi yang ingin tahu lokasinya silakan telpon operator 03-3441-4201. (tribun/hidayah.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel