Pemerintah Apresiasi Komunitas One Day One Juz

Pemerintah mengapresiasi keberadaan komunitas pembaca al-Qur’an satu juz per hari (One Day One Juz/ODOJ) atas perannya terhadap bangsa serta negara dalam faktor menciptakan generasi yang rutin membaca al-Qur’an di Indonesia. Keberadaan komunitas ODOJ sudah menggugah semangat generasi muda untuk lebih mempelajari serta memahami al-Qur’an dengan cara menyeluruh dalam kehidupan sehari-hari. 

“Dengan membiasakan membaca serta mengkhatamkan al-Qur’an, berarti kita bakal lebih meyakini keagungan Allah SWT di dalam kehidupan ini. Selanjutnya, seusai membaca serta mengkhatamkan, diinginkan kami bisa mengerti pengertian serta makna al-Qur’an untuk kami implementasikan dalam hidup keseharian,”  demikian dikatakan Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin mewakili Menteri Agama pada agenda “ODOJ untuk Negeri” di hadapan kurang lebih  20 ribu anggota komunitas tersebut di Masjid Istiqal, Minggu (30/08).



Dalam peluang tersebut, Guru Besar Ilmu Hadits UIN Alauddin Makassar itu juga mengundang umat Islam di seluruh tanah air untuk membiasakan membaca serta mengkhatamkan al-Qur’an, “Apabila spirit membaca al-Qur’an itu kita pahami dengan akurat, maka bakal menggugah perasaan serta kesadaran umat Islam untuk rutin menjaga perdamaian, persatuan, serta toleransi antarumat beragama,” katanya.

Acara “ODOJ Untuk Negeri” digelar sejak pagi sampai sore hari. Sesi kedua agenda tersebut disiarkan dengan cara live di suatu  stasiun televisi swasta nasional. Nampak hadir dalam agenda sejumlah publik figur semacam Baim Wong, Peggy Melati Sukma, Indra Bekti, serta lain-lain. 

Kehadiran Komunitas yang sempat memecahkan rekor MURI untuk kategori membaca al-Quran serentak tertidak sedikit ini dipandang sejalan dengan kampanye yang digalakkan Kementerian Agama, yaitu Gerakan Nasional Maghrib Mengaji (Gemmar Mengaji). Komunitas yang dideklarasikan pada 4 Mei 2014 itu sudah mempunyai lebih dari 123 ribu anggota yang tersebar di 20 negara di dunia, di mana setiap anggota diharuskan mengabarkan tilawah hariannya melewati grup Whatsapp alias Blackberry Messanger. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel