Pencairan Dana Bantuan Ormas Islam

Kita wajib jemput bola, supaya pencairan sertaa bantuan Ormas Islam dapat maksimal,” demikian ditegaskan Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, saat memberbagi arahan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Mekanisme Pencairan Ex-Bansos pada hari Kamis (11/9) lalu di Wisma Kementerian Agama, Jl. Jaksa No. 30 Jakarta Pusat.   

Menurutnya, upaya jemput bola dijadikan pilihan cara pencairan mengingat Tahun Anggaran 2015 ini tinggal memasuki Triwulan terbaru. Kalau sebelumnya kami hanya berkomunikasi serta menantikan Ormas Islam yang datang ke Kemenag, maka mulai sekarang wajib dirubah sebaliknya, ucap Mantan Rektor IAIN Gorontalo ini. Kami memperoleh amanat memberi tau hak mereka, jangan hingga kami dikategorikan “zalim” sebab sertaa tersebut tak dapat dicairkan tahun ini, tambahnya begitu emosional khususnya terhadap Kepala Subdit Kemitraan Umat Islam.   



Pada peluang yang sama, salah seorang narasumber dari Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Anas, membahas pemaklumannya atas kondisi pencairan yang berlarut-larut. Di samping sebab terbukti belum terbiasanya para Pengurus Ormas alias LSM Islam dengan prosedur keuangan yang diberlakukan pada Kementerian alias Lembaga Pemerintahan, juga dikarenakan adanya perubahan Peraturan Kementerian Keuangan mengenai Dana Bantuan Sosial. 

Sebab itu, ungkap Anas, Menteri Keuangan sedang semakin mengevaluasi prosedur yang lebih praktis serta manjur dalam pelaksanaannya. Dalam peluang ini terungkap bahwa bakal ada penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) baru yang merevisi PMK sebelumnya dalam waktu dekat.   Agenda yang dikoordinir oleh Bagian Keuangan Sekretariat Ditjen Bimas Islam serta Subdit Kemitraan Umat Islam ini dihadiri oleh sepuluh perwakilan Ormas serta LSM Islam yang sudah memperoleh Surat Keputusan memperoleh bantuan dari Ditjen Bimas Islam Tahun 2015 ini. 

Di antaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), serta Muslimat NU, juga Yayasan Nurul Musthofa. Tidak hanya itu, juga hadir Kasubdit Kemitraan Umat Islam Direktorat Penerangan Agama Islam, Khoiruddin, serta Kabag Keuangan Sekretariat Ditjen Bimas Islam, Nur Afwa Sofia. (Kemenag)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel