Ridha Siapa Yang Kamu Cari ?

Alhamdulillah.. Aku Telah Melalui Masa Itu..
Jujur aku dulu sempat berpemahaman merasa kelompokku merupakan paling benar sendiri dan yang lain merupakan sesat. Pernah aku terperangkap dalam pemikiran bahwa kelompokku merupakan Al-Firqotun Najiyah (golongan yang selamat) sedang yang lainnya merupakan pakar neraka.

Alhamdulillah akhirnya Allah berbagi anugerah kepadaku untuk keluar dari pemikiran sempit semacam itu. Aku belajar ke tak sedikit guru dan aku mencintai mereka semua dan tak mungkin melupakan jasa-jasa mereka.. Meski akhirnya Allah arahkan aku untuk berada dalam barisan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Salafy, ini merupakan opsiku.

Bagiku, semua umat Islam merupakan saudaraku dan aku suka saling mengingatkan dan saling menasehati dan saling mendoakan. Aku berharap kami semua sama-sama Allah masukkan ke dalam Jannah. Pengalaman masa lalu, buku-buku yang dibaca, dan guru-guru yang mengajari dan lingkungan, kesemuanya itu bakal berpengaruh dalam pemahaman keagamaan seseorang.

Berbicara mengenai kelompok dalam Islam tak bakal sempat tuntas sebab semua merasa paling benar dan menuduh yang lain tersesat.



Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi berbagai pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada segi mereka (masing-masing). [QS 23 Al-Mukminun Ayat 53]

Kita butuh rutin membaca dan merenungkan ayat ini dengan cara rutin dan semakin menerus disertai muhasabah, koreksi dan mawas diri; “Maka janganlah kalian berbicara dirimu suci. Dialah yang paling mengenal mengenai orang yang bertakwa”.[QS 53 An-Najm Ayat 32]. Hanya Allah Yang Maha Tahu siapa yang paling baik diantara kami di SisiNya.

Ada satu berhala dalam diri kami semua yang wajib kami hancurkan, yaitu; NAFSU..!!! Maka pernahkah kalian menyaksikan orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah menyesatkannya berdasarkan ilmu yang dimilikinya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang bakal memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kalian tak mengambil pelajaran?
[QS 45 Al-Jatsiyah Ayat 23]

Mengenai Diriku..
Daku hanyalah seorang hamba yang miskin papa di hadapanNya,
dosa-dosaku teramat sangat tak sedikit,
amal ketaatanku teramat sangat sedikit,
hatiku rutin berbolak-balik, perjalananku lumayan jauh,
bekalku belum mencukupi,
ajalku telah dekat,
harapanku Dirinya Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang berkenan mengasihi lagi menyayangiku..

Ayat Harapanku..”Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas kepada diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS 39 Az-Zumar Ayat 53)

Ya Allah, ampunilah semua kejahilan hamba dan bimbinglah hamba istiqomah di jalanMu yang lurus.. Saudaramu yang rutin mencintaimu dan berharap berkumpul denganmu hingga di Jannah Firdaus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel