Betapa Sabar dan Ikhlas Kedua Orang Tua Kita







Kedua orang tua kita adalah mereka yang senantiasa memberbagi apapun untuk anak-anaknya. Sabar dan ikhlas nya kedua orang tua ketika merawat dan memenuhi keperluan kita di waktu kami tetap belia, rasanya kata-kata seindah apapun tidak bakal bisa menggambarkan sepenuhnya alangkah besar kesabaran dan keikhlasan mereka.

Sabar dan Ikhlas adalah salah Sifat yang mulia dalam Islam. Orang yang bisa mewarisi sifat ini bakal memperoleh kemuliaan pula baik didunia maupun diakherat. Di dunia seoang manusia yang bisa bersabar dan ikhlas bakal memperoleh ketenangan dan segudang kebaikan lain, begitupun ketika ia di akherat nanti ia bakal memperoleh kemuliaan berupa pahala yang bisa memasukkannya ke dalam surga. Begitupun dengan kesabaran yang dimiliki oleh kedua orang tua dalam merawat kita.

Bukti Sabar dan Ikhlas nya Pengabdian Orang Tua

Inilah berbagai bukti kesabaran dan keikhlasan yang dimiliki kedua orang tua saat merawat dan memenuhi segala keperluan kita. Semoga bisa menjadi inspirasi dan menjadi modal kami untuk senantiasa mengingat jasa-jasa yang mereka berbagi untuk kita.

Betapa Sabar Bunda Kita

Lihatlah sosok seorang bunda ia adalah seorang wanita yang dengar sabar mengangkat kami kemanapun ia berangkat saat kami dalam kandungannya.  Pernahkah kita renungkan mengenai faktor ini saat kita sudah dewasa? Bunda adalah ia yang dengan sabar membersihkan popok anak-anaknya tanpa mengeluh dan menagih kita saat kita dewasa. Bukankah bunda kita yang senantiasa menangisi saat kita terbaring sakit dan rela tidak tidur sebab menjaga dan menghaawtirkan kita.
Saat kita mulai dewasa, sabar dan ikhlas nya seorang bunda tidak juga berkuang tatkala tidak sedikit sikap kita yang kerap kali merepotkannya.

Sabar dan Ikhlas nya seorang Ayah

Pernahkah kita renungkan alangkah sabar dan ikhlas nya ayah kita? Bukankah apa yang kita pakai, apa yang kita makan setiap hari tatkala kita belum sanggup bekerja sendiri adalah pemberianya. Meskipun pada hakikatnya semua yang kita bisakan berasal dari Alloh Subhanahuwata'ala, tapi bukankah tidak bakal hingga terhadap kita tanpa campur tangannya? Terlebih lagi Alloh Subhanahuwata'ala pun memrintahkan kita untuk senantiasa memuliakanya.
Mungkin diantara kita ada yang sempat bahkan tidak jarang merengek untuk meminta supaya segala keperluan kami baik itu Hand Phone baru, kendaraan bermotor, anggaran sekolah yang tertunggak dan segudang keperluan yang lainnya? Apakah itu bukan satu faktor yang berharga untuk kita renungkan? dan sekali lagi seorang ayah lah yang senantiasa berusaha memberbaginya dengan suka rela untuk kita.

Apa yang kami bagi untuk Kedua Orang Tua kita?

Seusai kita renungkan bersama alangkah sabar dan ikhlas pengabdian yang sudah dilakukan oleh kedua orang tua dalam mengurus dan memenuhi segala keperluan kita, lantas apa yang sudah kita berbagi untuk mereka? Apakah seusai semua itu kita lupakan begitu saja hanya sebab jarak yang memisahkan, alias sebab ada sedikit perbedaan pedapat dan lain faktor yang membikin kami enggan menyapa mereka?
Seorang anak hendaknya senantiasa mengabdi terhadap kedua orang tuanya. Mengabdi atas kesabaran dan keiklasan yang sudah dilakukan kedua orang tua baik itu dengan beradap baik terhadap mereka, mendoakan kebaikan untuk keduanya, bersedekah untuk orang tua, dan adab baik lainnya yang Islam ajarkan terhadap kita.
Akhiranya demikian sedikit angan-angan mengenai amat besar sabar dan ikhlas nya orang tua kita. Semoga sedikit postingan ini bisa berguna baik bagi penulis maupun bagi para pembaca semua. Semoga kita tergolong orang-orang yang tidak sempat lupa bakal jasa kedua orang tua kita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel