Masjid At-Ta'awun Favorit Wisata Warga

Masjid Atta'awun di Cisarua, Jalan Raya Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi tempat favorit warga masyarakat untuk shalat serta berwisata pada libur Idul Fitri 1437 Hijriah. Pada hari ketiga Lebaran, Jumat, ratusan warga memadati halaman masjid yang berjarak tak jauh dari Puncak Pass.

Mereka tidak hanya melaksanakan ibadah shalat, juga menikmati suasana perkebunan teh serta hutan cemara dengan duduk-duduk santai sambil bercengkerama serta dengan anak dan keluarga. Pengunjung tak hanya datang dari Bogor, namun juga dari Bandung, Cianjur, Jakarta, serta luar Pulau Jawa.



Di Masjid Atta'awun, pengunjung bisa duduk santai menyantap bekal dari rumah. Tidak hanya itu, di area parkir masjid tersedia sejumlah kios kuliner semacam baso, mi rebus, siomay, serta sekoteng. Tidak hanya kuliner, tersedia penjaja oleh-oleh semacam tas rajut, asesoris, baju dingin, serta syal.

Pengunjung juga disuguhi pemandangan paralayang di kawasan bukit. Sampai pukul 17.45 pengunjung tetap memadati Masjid Atta'awun, tidak hanya menantikan kemacetan arus jalan terurai, mereka menantikan waktu shalat sebelum melanjutkan perjalanan.

Masjid Atta'awun berdiri sejak 1997 di atas lahan seluas 1 hektare dengan luas bangunan 300 meter persegi, serta berukuran 700 orang. At-Ta'awun berada di wilayah perkebunan peninggalan Belanda. Awalnya bernama Masjid Al Muttaqien milik PT Gunung Mas serta pengelolaannya dengan cara swadaya oleh sesepuh pekerja perkebunan teh.

Tahun 1990 masjid mungil tersebut tak sedikit dikunjungi jamaah dari masyarakat sekitar, serta dari luar kota yang melintasi jalan poros transportasi Bandung, Cianjur, Bogor serta Jakarta.

Gubernur Jawa Barat R Nuriana kala itu tergerak membangun suatu  monumen kebersamaan (Gotong Royong Plus) dalam bentuk masjid yang lebih pantas serta representatif.

Sumber : Republika
Gambar : Hingga.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel